Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Tahapan Proses Peningkatan Penggolongan SIM

Bagi pengemudi kendaraan, tentunya wajib memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) sebagai bukti kompetensi mengemudi, registrasi pengemudi dan juga data untuk mendukung kegiatan penyelidikan, penyidikan dan identitas forensic kepolisian. SIM terdapat beberapa golongan, untuk penjelasan golongan SIM dapat anda lihat pada artikel sebelumnya. Dalam artikel ini akan dibahas bagaimana proses dalam peningkatan penggolongan SIM. Berikut penjelasannya:

Pertama, pemohon datang ke kantor polisi dan menuju loket pendaftaran untuk mengisi formulir dan melengkapi berkas

Kedua, ikuti arahan dari loket pendaftaran, biasanya anda akan di arahkan ke loket untuk melakukan pembayaran PNBP dan kembali lagi ke loket sebelumnya untuk mengambil nomor antrian ujian teori

Ketiga, pemohon akan di arahkan untuk masuk keruangan pembekalan untuk menerima arahan dan menuju ke loket selanjutnya untuk melakukan ujian teori dengan menjawab soal sebanyak 30 soal dan akan dinayatakan lulus ketika berhasil menjawab minimal 22 soal.

Keempat, setelah mengikuti ujian teori pemohon melakukan ujian simulasi sesuai dengan arahan dan bimbingan oleh petugas penguji simulator. Biasanya ada 4 item tes yakni reaksi, antisipasi, konsentrasi dan keterampilan dalam mengemudi.

Kelima, setelah melakukan ujian anda akan langsung dapat melihat hasil ujian anda lulus atau tidaknya . skor minimalnya adalah 60 dan jika di bawah 60 dinyatakan tidak lulus, skor tersebut ada di setiap item.

Keenam, selanjutnya pemohon SIM peningkatan golongan menuju lapangan praktek untuk mengikuti ujian praktek. Ujian yang diberikan adalah ujian rintangan dan rintangan ini meliputi jalan lurus, jalan sempit, zig-zag, rem tiba-tiba dan angka delapan.

Ketujuh, setelah dinyatakan lulus pemohon SIM menuju ruang cetak dan foto SIM. Pemohon SIM peningkatan wajib diambil sidik jari, tanda tangan dan foto. Setelah itu petugas menyerahkan SIM kepada pemohon